Kyaa..!! Seorang perempuan cantik berpakaian adat lengkap berteriak dan tertawa lepas yang bercampur aduk dengan hiruknya music pengiring acara. Anak-anak kecil pun tak ketinggalan heboh berlari kesana dan kesini, sementara tak perduli sang ibu dan ayah di sudut sana tengah menjadi bulan-bulanan. Seolah menemukan dunianya, Pemuda dan Pemudi saling berbalas satu sama lain. Dan masih di sekitar keramaian itu, perempuan cantik yang satu lagi dengan mata yang sedikit nakal dan liar telah siaga mencari korban yang berikutnya… Hihihi…

Itulah Session dimana Coret-Mencoret muka yang merusak riasan wajah menjadi legal pada Dangai (Pesta) Perkawinan Adat Dayak Bahau Busang. Saat itu tiba dan berlangsung adalah pada penghujung acara. Bahan yang dipakai untuk itu tebuat dari kayu arang hasil pembakaran yang ditumbuk sampai halus lalu dicampur merata dengan minyak untuk menggoreng, Maka siaplah sudah untuk digunakan.
Yang menjadi “korban” mau tak mau pasrah untuk menerima, namun..”Waktu dan Tempat “ dipersilahkan pula untuk membalas. tak perlu pikir panjang siapa dia, pangkatnya apa, status sosialnya apa.. pokoknya “pukul rata” karena saat itu semua orang adalah sama.Toh.., Kesemua itu bagian dari keriangan dan kesemarakan pesta.
Puncaknya…, semua tamu yang hadir tak ada satupun yang luput dari Arang hitam penghias wajah..
Nah, bila pembaca berkesempatan di undang ke acara Perkawinan Adat Suku Dayak namun belum pernah menghadiri, beberapa penjelasan singkat berikut tips mungkin berguna.
Tips menghadiri acara Perkawinan Adat Suku Dayak :
- Seringkali Perkawinan Adat digabungkan dengan acara “Pemberian Nama Adat” sehingga Dangai berlangsung satu hari penuh. Karenanya, anda bisa datang kapan saja selama rentang waktu acara yang sudah ditentukan dan bebas beramah tamah dengan tetamu yang hadir.
- Konsep Dangai Adat adalah acara yang tersusun dari tingkatan upacara religious namun tetap bertema bebas serta “full” Kesenian pun bersifat Interaktif. Untuk itu, siapkan camera/smartphone agar anda tak kehilangan moment indah satu pun untuk diabadikan.
- Tak perlu repot membawa ”Amplop” karena itu bukan budaya dayak, kehadiran anda saja sudah merupakan kehormatan besar. tapi jika anda ingin tetap membawanya berikan langsung pada wakil atau si empunya acara karena tempat yang dikhususkan untuk amplop tidak/jarang tersedia.
- Walau kadang ada ”stock Panitia”, Siapkanlah “tissue ekstra” (tissue basah dianjurkan) Hal itu guna meng antisipasi saat acara khusus untuk Coret-coretan tiba. Kami yakin, anda tak ingin sepanjang perjalanan pulang menjadi tontonan aneh bagi public umum.. wew
Yups.. semoga tips tadi bisa membantu =)

Ditulis oleh Andre ayas Imang 

